Pilihan
Pria Bertangan Tiga
Cerita Asli
Puzzle situation
Di sebuah apartemen terbengkalai, ditemukan mayat seorang "bocah". Tubuh bagian atasnya menelungkup di lantai, tiga lengan dengan panjang berbeda terjulur ke arah yang berlainan. Namun tubuh bagian bawahnya justru telentang: ujung kaki menunjuk ke atas, bokong menempel di lantai. Lokasi sudah dipasangi garis polisi. Di dinding tertulis dengan darah hitam pekat: "MEREKA DATANG." Kamu sedang membaca berkas pengarahan ketika terdengar jeritan dari ujung lorong: "...Kenapa kalian... hanya mengirim satu robot ke sana?!" Seorang wanita berjalan mendekat sambil dipapah, pertanyaannya yang penuh duka menggema di sepanjang lorong. Dia pasti keluarga korban. "Bu, jangan khawatir. Saya sudah di sini." Kamu adalah salah satu detektif manusia terakhir di kota ini yang belum digantikan oleh rekan detektif mesin. Logos, rekan detektif AI-mu, sudah lama menunggumu di lokasi. Ia melapor: korban meninggal sekitar 12 jam lalu. Lantai di bawah mayat basah cukup luas, dan di sisi dalam ambang pintu juga ada genangan air kecil. Catatan akses menunjukkan pintu tidak pernah dibuka selama 3 hari. Grendel lantai di sisi dalam pintu terpasang rapat, dan semua jalan keluar tersegel dari dalam. Kapten Harper, yang juga manusia, menatap mayat itu. Suaranya serak: "Kejahatan sempurna. Ini bukan perbuatan manusia..." Logos menyodorkan laporan tambahan: ada bekas jahitan di tubuh mayat, dengan tusukan yang sangat rapat dan halus. Kepalanya milik "bocah" itu. Tiga hari lalu, ia memposting di sebuah forum supranatural: "Tolong, aku juga melihatnya..."
Ask questions that can be answered with yes, no, both, or unrelated. The truth stays hidden until you solve the case.